Puisi: Notasi Maut Karya: Wayan Jengki Sunarta
Notasi Maut

tak mampu lagi kuigaukan kata puisi
cahaya menyamarkan tanah pijakku
kemana lagi kujelajah jejakmu

wajahku semakin jauh dari cahaya
semakin pucat dan fana
deru angin menggigilkan waktu
mengingatkan tubuh yang pedih
perjalanan itu o, maut
merambat pada lumut-lumut tubuhku

(lenyapkan. lenyapkan igaumu….)

kabut menyeret bayangku
gemerincing kereta makin nyaring
kuulurkan tangan pada siul angin
yang memberi kabar
burung-burung telah pulang dari rantau

kutemukan diriku di situ
menggigil mengundi jiwamu
siapakah yang lebih tulus merindu
o, maut
saudara seperjalananku

1999
Puisi: Notasi Maut
Puisi: Notasi Maut
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Tikus

Post A Comment:

0 comments: