Dzikir Televisi

pada petang menangkup
apa yang diseru? musik berdentangan di televisi

selewat adzan, bersambung nyanyi

pada kabel didzikirkan syahwat, mencuat
pada gelas, didawamkan tipu daya

pada Engkau? begitu penat lidahku, semenit saja

inikah hamba yang mengharap sorga?
inikah manusia yang tak mau dijilat api neraka?

Allah, betapa mudah kutipu diri sendiri....

Depok, 1999
Puisi Dzikir Televisi
Puisi: Dzikir Televisi
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Islami Anak
Loading...

Post A Comment:

0 comments: