Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Perempuan Malam (Karya Ayatrohaedi)

Perempuan Malam

Dia berdiri di tikungan
karena tuntutan penghidupan
adalah bagian dari kehidupan

Dia berjalan pelan-pelan
karena kehidupan
melemparkannya ke jalan

Disapanya setiap lelaki
tidak dengan hati
dibuahkannya senyuman
lantaran keadaan

Pandangnya membayangkan
napas penderitaan

Suram lampu jalan
suram hidupnya yang akan datang

1963
Puisi: Perempuan Malam
Puisi: Perempuan Malam
Karya: Ayatrohaedi
Buku: Pabila dan Di mana (1977)

Baca Juga: Puisi Terbaik di Dunia

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close