Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi Yudhistira A.N.M. Massardi

Puisi: Rasa Sekam (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Rasa Sekam Sungguh tak enak. Makan tak doyan Minum tak haus. Tidur tak ngantuk Lelah tak ngaso. Jujur tak benar Brisik tak bai…

Puisi: Jangan Gila (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Jangan Gila Jangan gila oleh kekalutan gagak mencari makan. Musim yang buruk menyediakan bangkai para jelata. Jangan gila oleh…

Puisi: Buah Pilihan (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Buah Pilihan Kepada anak-anaknya, seorang ibu memberikan buah pilihan "Ambil dan makanlah!," katanya Anak-anak mengamb…

Puisi: Lalu Segenap Suara (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Lalu Segenap Suara* Dengan cahaya matahari keindahan diawali Lalu segenap suara: kercik air, kokok ayam, cicit burung-burung Den…

Puisi: Syair Kebangkitan (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Syair Kebangkitan (1) Gelisah penyair tak pernah mati Selama Kebenaran tegak abadi Maut hanya istirah Tuhan kembali menggerakkan…

Puisi: Hujan Siang (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Hujan Siang Hujan siang mengantarkan awan ke rumpun perdu Membasahi akar yang menanti kecup embun Bertukar belai dengan daun …

Puisi: Hujan Membawa Kita (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Hujan Membawa Kita Kasihku, Hujan membawa kita menyeberangi sungai-sungai Membawa langit, gunung, pohon, lumpur dan puing Membaw…

Puisi: Biarin! (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Biarin! kamu bilang hidup ini brengsek. Aku bilang biarin kamu bilang hidup ini nggak punya arti. Aku bilang biarin kamu bilang a…
© Sepenuhnya. All rights reserved.