Puisi: Bulan Tertusuk Lalang

Bulan Tertusuk Lalang

Bulan rebah
angin lelah di atas kandang.

Cicit-cicit kelelawar
menghimbau di ubun bukit
di mana kelak kujemput anak cucuku
menuntun sapi berpasang-pasang.

Angin termangu di pohon asam
bulan tertusuk lalang.

Tapi malam yang penuh belas kasihan
menerima semesta bayang-bayang
dengan mesra menidurkannya
dalam ranjang-ranjang nyanyian.

1978
Puisi Bulan Tertusuk Lalang
Puisi: Bulan Tertusuk Lalang
Karya: D. Zawawi Imron

Baca Juga: Puisi Chairil Anwar Suara Malam

0 Response to "Puisi: Bulan Tertusuk Lalang"

Posting Komentar

close