Puisi: Adalah Campur Tangan Esa-Nya (Karya Lazuardi Adi Sage) Adalah Campur Tangan Esa-Nya Benar, tak ada perang di langit laut dan matahari sepaham sudah bikin satu janji mengutuk diri sendiri Tapi di sini, di …
Puisi: Perjalanan Laut (Karya D. Zawawi Imron) Perjalanan Laut Dalam begini, meski bisa 'ku tebak kabut yang besok akan meledak, renyai musim labuh akan…
Puisi: Kepada J. Tirtowinoto S. Y. (Karya Rita Oetoro) Kepada J. Tirtowinoto S. Y. 19 — minggu palma tidak tahu apa maksudmu tetapi — kami percaya padamu 23 — kamis putih penyerahan diri — tuntas seluruhn…
Puisi: Elegi Pemuda (Karya Linus Suryadi AG) Elegi - pemuda Pemuda itu memetik gitar dunia guramnya sendiri Udara sekitarnya gemetar menjalin Dukamu Abadi Seorang gadis telah pergi dengan sakra…
Puisi: Tidak Setiap Tunas Akan Tumbuh (Karya Eka Budianta) Tidak Setiap Tunas Akan Tumbuh Tidak setiap tunas akan tumbuh Tidak setiap tumbuh jadi kuncup Tidak setiap kun…
Puisi: Indonesiaku (Karya Hamid Jabbar) Indonesiaku jalan berliku-liku tanah airku penuh rambu-rambu indonesiaku Sehelai karcis di genggaman, hari se…
Puisi: Kerapan (Karya: D. Zawawi Imron) Kerapan (1) Saronen itu ditiup orang darah langit jatuh di padang, hatimu yang ditapai menjadi sarapan siang…
Puisi: Sejarah (Karya Lazuardi Anwar) Sejarah Telah kau simbah halaman ini daun-daun terkulai menanti desau lenguh angin yang mengelopak tanpa arah. Telah kau simbah halaman ini di malam …
Puisi: Surat-Suratku kepada Gusti Nara (Karya Ediruslan PE Amanriza) Surat-Suratku kepada Gusti Nara Masih ingatkah engkau surat pertama yang kukirim kepadamu. Di sehelai kertas kumal kutulis dengan pensi…
Puisi: Shalat (Karya Lazuardi Adi Sage) Shalat Tanpa pertempuran pun aku selalu kalah lewat risauku diam-diam, kutaruh dendam di segala medan Perjuangan dan nasib ini ya Muhammad adalah gel…
Puisi: Jakarta (Karya Abrar Yusra) Jakarta di mana-mana, di rumah di jalan di siang di malam. di mana-mana Kudengar klenengan dan tiktok beca Pusingan roda dan derak-de…