Puisi: Fragmen Tak Bernama (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Fragmen Tak Bernama

Seperti semula, kaunyanyikan lagu purba
menyatu dalam tarian pohon-pohon akasia
ketika adam meninggalkan tanah asalnya
mencari hawa di belantara luka
dalam kicau burung dan risik serangga
angin bersetubuh dengan musimnya.

Tiap senja tiba daun pun rontok
mawar mekar merah senyumnya
ketika layu kau tak menjamahnya
kaubiarkan burung meninggalkan kicaunya
kaubiarkan kupu meninggalkan kepompongnya.

Semesta berproses dalam genggaman kodrat
kehidupan kauciptakan lantas kauremas
pelan-pelan, mengucur darah kefanaan.

1980

"Ahmadun Yosi Herfanda"
Puisi: Fragmen Tak Bernama
Karya: Ahmadun Yosi Herfanda
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar