Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Bebek (Karya Taufiq Ismail)

|
Bebek


Bebek kami berbunyi kwek-kwek-kwek-kwek Kwek-kwek-kwek-kwek
Pagi hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek
Sore hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek

Dua puluh ekor banyaknya bebek yang kami pelihara
Di kebun yang berpagar bambu sederhana
Dedak, rumput dan jagung makanannya
Air yang banyak supaya mereka jangan dahaga

Pagi hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek
Sore hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek

Telurnya kami kumpulkan sore dan pagi
Sepuluh sampai lima belas butir hasilnya setiap hari
Ke sungai kecil mereka kami bawa sekali-sekali
Supaya bebek itu berenang-renang bersenang hati

Pagi hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek
Sore hari mereka berbunyi kwek-kwek-kwek.


Sumber: Kenalkan, Saya Hewan (1976)


Puisi Taufiq Ismail
Puisi: Bebek
Karya: Taufiq Ismail

Biodata Taufiq Ismail:
  • Taufiq Ismail lahir pada tanggal 25 Juni 1935 di Bukittinggi, Sumatera Barat.
  • Taufiq Ismail adalah salah satu Sastrawan Angkatan '66.

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar