Puisi: Sajak Anti Perang (Karya Abdurahman Faiz) Sajak Anti Perang Mengapa perang tak kunjung berhenti? hujan mortir peluru, gerimis darah dan air mata kebiadaban menanti di setiap tapak jalan di an…
Puisi: Katak (Karya Taufiq Ismail) Katak Katak hidup di sawah, kolam dan rawa-rawa Dia tidak pandai berjalan biasa tapi melompat-lompat Memang begitulah gerak badannya setiap h…
Puisi: Gajah (Karya Taufiq Ismail) Gajah Anak-anak, pernahkah kalian melihat gajah? Di kebun binatang atau dalam buku sekolah? Hewan ini badannya besar sekali Dan lihatlah, j…
Puisi: Liburan di Rumah Kakek (Karya Karsono H. Saputra) Liburan di Rumah Kakek di rumah besar itu berkumpul banyak orang ada orang-orang dewasa yang kusebut pakde, bude, paklik, atau bulik ada anak…
Puisi: Si Belang Dua (Karya Karsono H. Saputra) Si Belang Dua putih dan coklat muda warna bulunya bening dan tajam sorot matanya ia senang berguling lalu melenting mengeong dan duduk di pangkuan bi…
Puisi: Dahulu dan Kini (Karya Eva Y. Nukman) Dahulu dan Kini Di sini dahulu ada lapangan, tempat kami bermain layangan. Layangan kami membubung ke angkasa, melenggak-lenggok dengan cantiknya. Di…
Puisi: Engklek (Karya Amalia Najichah) Engklek Kakak bercerita padaku Berpuluh hari menunggu Datangnya sang purnama Pengiring tawa riang mereka Jingkrak berjingkrak Gerak kaki bersilih kir…
Puisi: Surat untuk Sahabat (Karya Amalia Najichah) Surat untuk Sahabat Senyum itu enggan lepas dari bibirmu Ketika kau melihat kedatanganku Uluran tanganmu menyambutku untuk selalu bersama dan saling …
Puisi: Pejuang PETA adalah Pejuang Kita (Karya Agus G. Budianto) Pejuang PETA adalah Pejuang Kita Pejuang PETA pejuang perkasa Membela bangsa dan negara Berjuang dengan rela Tak takut musuh di depan mata Tak gentar…
Puisi: Bunga yang Harum (Gubahan Abdul Hadi WM) Bunga yang Harum Si bunga yang harum indah dan mempesona tak lagi semerbak ia dirampas dan dipetik dari pohonnya lenyap warnanya yang mend…
Puisi: Tuhan Maha Mencipta (Karya Muhammad Muslih) Tuhan Maha Mencipta Tuhanku Kaulah pencipta segala-galanya Kau ciptakan alam semesta Berikut segala isinya Dan kau pelihara semuanya Dengan kasih say…
Puisi: Alam Sekitar (Karya Rani Maharani) Alam Sekitar Pohon-pohon berdiri Di antara bahu jalan Menyusuri dalam sepi Angin bertiup amat pelan Kulihat sawah mulai menghijau Menyejukkan mata pe…
Puisi: Debu Jalanan (Karya Rani Maharani) Debu Jalanan Jalanku kini berdebu Bercampur dengan asap jerebu Menggerus embun yang tak berdosa Hawa panas penuhi udara Ingin kuhirup udara segar Nam…
Puisi: Anugerah (Karya Rani Maharani) Anugerah Tuhan telah memberikan Kebaikan di semesta alam Diciptakan untuk insan Agar hidup dalam kesejahteraan Air mengalir membasahi Hujan turun men…