Puisi: Remah (Karya Taufiq Ismail)

Remah

Di atas truk, dari karung jatuh bertetesan
Di lantai bak, beras di sana-sini berceceran
Cuaca gudang tengah hari atap seng seperti api
Beras tiga genggam dicakar-cakar dengan sapu lidi

Berempat anak di balai-balai duduk
Menjilati piring kaleng hingga terbungkuk
“Jangan sampai ada remah tersisa,”
kata ibu mereka, tadi siang mengais-ngaisnya.

1998

Puisi Remah
Puisi: Remah
Karya: Taufiq Ismail
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar