Mawar Hitam

Kalau kita berjumpa lagi, Contance
Jangan coba meyakinkan aku kembali
bahwa puisi bagiku adalah juga
tubuh telanjangmu berwarna gading itu

Telah kuputuskan untuk membongkar kembali
hutan-hutan kembang kertas yang kita awasi bersama
Karena suatu kutuk warna merah jambu
Telah hinggap di jantungku, membuatnya segitiga.

Bayang-bayang kuning yang selama ini suka datang
menyembul dari lorong-lorong ingatan 1/4 jadi 
Telah datang menjulurkan tangan-tangan berjari tiga
Ingin meremas mawar hitam yang kusuntingkan di rambutmu.

Kita tidak akan berjumpa lagi, Constance
Hutan-hutan itu telah menjadi danau air asin
Tengkorak-tengkorak dari kenangan tak lengkap 
Menarikan suatu pesan, mantap bagai gada

Sebaiknya kau tetap dipantai sana, Constance
Aku disini.
mungkin puisi yang kita sama-sama cari itu
adalah justru kengangaan ini.

Bertarung, bercakar, siap menelan kita.

RS Cikini, 25 Juni 1967
"Puisi Iwan Simatupang"
Puisi: Mawar Hitam
Karya: Iwan Simatupang

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi tentang Gebetan Cowok

Post A Comment:

0 comments: