Bayangan Sore

Aku melihatmu begitu menakutkan: cahaya merah
yang menyepuh jendela, burung-burung berseliweran,
seperti bergegas membawa senja

Tiap sore, aku menutup seluruh jendela
agar cahaya merah itu menjauh dan burung-burung
pulang ke tempat berteduh

Siapa yang hendak menempuh sore
ketika matahari belum di atas kepala
kau pun terpenjara

Aku tak ingin sore datang begitu awal
membawa senja, menggiring matahari pulang
aku ingin pagi abadi.
Depok
7 Juni 2006
Puisi: Bayangan Sore
Puisi: Bayangan Sore
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Contoh Puisi Sanusi Pane

Post A Comment:

0 comments: