Irama Kota

Aku tak pernah mampu bagaimana harus menterjemahkan 
irama kotamu
orang-orang berlari dan jalan sendiri
tak sempat saling berbagi cerita
aku pun terperosok dalam pikiran sendiri
kepada siapa resah ini harus kubagi

Hanya sedikit yang bisa kuuraikan
di antara sejumlah cerita yang telah kubaca
bahwa kehadiran dan kepergian adalah bagian
dari sejumlah rahasia kita yang sempat tertunda.

Lhokseumawe – Trienggadeng
Agustus, 1996
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Irama Kota
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Bencana Alam
Loading...

Post A Comment:

0 comments: