Ming Chi

Di sebuah kafe 24 jam, lelaki berkaca mata
dan perempuan berkaos motif bunga,
dengan celana pendek merah muda,
membincangkan cinta

Mereka ingin membuat sebuah rumah
dengan anak-anak riang berlarian
lalu di salah satu sudutnya
mereka menyimpan bertangkai-tangkai mawar
untuk menyongsong kelahiran demi kelahiran

Mereka ingin menikmati tangis bayi,
setiap tahun berganti

Mereka bermimpi tentang taman
dengan riuh tawa anak-anak
atau sebuah beranda yang ramai di sore hari
mereka saling bermandi cahaya

Tapi malam telah larut,
sebentar lagi mereka harus pulang
sambil menyimpan rapat-rapat percakapan itu
sebab di ruas buku-buku diary,

Angka kelahiran – pun mungkin kematian –
sudah ditentukan.

Guangzhou, China
Mei 2013/Depok 2016
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Ming Chi
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Bebas dengan Tema Lingkungan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: