Aceh, Masihkah Gerimis yang Ditaburkan

Kampung
kampung di kepung
sepi. Gerimis memasuki rumah
tanpa salam.

Kampung
kampung di kepung
sepi. Lebam di jantung masih membekas
siapakah diantara kita yang mampu 
menyempurnakan
sabit jadi purnama.

Kampung 
kampung di kepung
sepi. Orang-orang masih memilih keselamatan
dengan diam-inilah waktunya kita pulang
menata pekarangan rumah dengan cinta. Menggantikan
warna hitam menjadi putih antar ke pintu surga
(mari jemput waktu lewat senyum di kening bulan, ah!)

Solo, 2016
Puisi: Aceh, Masihkah Gerimis yang Ditaburkan
Puisi: Aceh, Masihkah Gerimis yang Ditaburkan
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Pendek tentang Jakarta
Loading...

Post A Comment:

0 comments: