Rasa
(kepada Titin Calon Istriku)

Kalaupun ini bernama sunyi, adikku
ketika gerai rambut tersangkut di pucuk malam
gerimis tempias ke pipi, hujan tersungkur di jalan-jalan
ada yang akan terjadi manisku.

Kalaupun ini bernama sunyi, adikku
perkenankan aku melepaskan Tanya
siapa suruh bongkar lemari
hingga terlihat seluruh isi
siapa suruh berindu-dendam
membuat rasa gundah-gulana
siapa suruh menjaring mimpi
membakar diri dalam api cinta
siapa suruh cinta datang merangkul hati
menyimpul tali ikatan janji.

Kalaupun ini bernama sunyi, adikku
ketika angin menjilat ujung rambutmu
tetap datang aku walau penuh luka
lalu sama-sama menyulam jadikan rindu
menempel di dinding hati agar mudah mengingat kembali.

Banda Aceh, 1993
Puisi: Rasa
Puisi: Rasa
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Mamah

Post A Comment:

0 comments: