Puisi Romantis

Puisi: Sepotong Sajak (Karya Nersalya Renata)

Sepotong Sajak apa yang bisa kuberikan padamu untuk kesabaranmu menemaniku main boneka, pasaran dan memboncengku setiap hari dengan sepe…

Puisi: Senja Negara Dunia Ketiga (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Senja Negara Dunia Ketiga senja berdebar menjalar di sela-sela jendela bangunan kumuh tak ada yang paham mengapa waktu seakan membek…

Puisi: Tentu. Kau Boleh (Karya Sapardi Djoko Damono)

Tentu. Kau Boleh Tentu. Kau boleh saja masuk, masih ada ruang di sela-sela butir-butir darahku. Tak hanya ketika rumahku sepi, …

Puisi: Sebentar (Karya Joko Pinurbo)

Sebentar Sebentar lagi aku akan sampai di rambutmu, seperti embun hinggap di pucuk perdu. Dua bentar lagi aku akan sampai di matamu. Semog…

Puisi: Suara Piano, Suatu Malam (Karya Medy Loekito)

Suara Piano, Suatu Malam (A  tribute to Ananda Sukarlan ) Dalam tatapmu alpa langkah hilang tuju …

Puisi: Sehari Tanpamu (Karya Beno Siang Pamungkas)

Sehari Tanpamu ( kamu pasti tahu sajak ini aku tulis buat siapa ) Sehari saja tanpamu seekor ketam menghamp…

Puisi: Saat Terbaik (Karya Beno Siang Pamungkas)

Saat Terbaik Aku tidak tahu apakah kamu mengerti, saat-saat terbaik dalam hidupku adalah ketika bersamamu. Hal-hal sepele yang kita lakuka…

Puisi: Di Kamar Itu (Karya Beno Siang Pamungkas)

Di Kamar Itu Di kamar itu hanya ada sebotol white wine, beberapa gelas yang membeku dan dua hati yang terbata…

Puisi: Dia dan Aku (Karya Sitor Situmorang)

Dia dan Aku Akankah kita bercinta dalam kealpaan semesta? -- Bukankah udara penuh hampa ingin harga? - Mari,…

Puisi: Aku Berjanji (Karya Beno Siang Pamungkas)

Aku Berjanji Tahun 2010 nanti aku berjanji akan lebih meluangkan waktu bersamamu menikmati terbitnya fajar dan indahnya matahari menjelang…

Puisi: Kami Berdua (Karya W.S. Rendra)

Kami Berdua Karena sekolah kami belum selesai kami berdua belum dikawinkan. Tetapi di dalam jiwa anak-cucu kami sudah banyak. S…

Puisi: Telah Satu (Karya W.S. Rendra)

Telah Satu Gelisahmu adalah gelisahku. Berjalanlah kita bergandengan dalam hidup yang nyata, dan kita cintai. Lama kita salin…

Puisi: Kekasihku (Karya Joko Pinurbo)

Kekasihku ( untuk NN ) Pacar kecil duduk manis di jendela, menemani senja. Senja, katanya, seperti ibu yang cantik dan capek setelah sehar…

Puisi: Epilog (Karya Kurniawan Junaedhie)

Epilog Aku sudah hafal jalan menuju rumahmu. Masuk tol, belok kiri, menikung kanan, kanan lagi, belok kanan, kanan lagi, lalu terus saja menuju …

Puisi: Semerbak Mayang (Karya D. Zawawi Imron)

Semerbak Mayang Saat kau datang dalam hatiku bumi berbisik selembut lagu, di pangkuanku sejalur jalan ke puncak gunung biru restuku se…

Puisi: Sebuah Tafsir (Karya Diah Hadaning)

Sebuah Tafsir Eza Thabry Husano Tafsir puisi senjamu tertera dalam perjalanan musim dan getar ilalang di h…
© Sepenuhnya. All rights reserved.