Puisi Romantis

Puisi: Aku Ingin Jatuh Padamu (Karya A. Munandar)

Aku Ingin Jatuh Padamu Aku ingin jatuh padamu seperti jatuh padanya. Karena denganmu, aku mengerti rasa sa…

Puisi: Tak Sepadan (Karya Sam Haidy)

Tak Sepadan Kau mungkin bisa menemukan berjuta sepertiku. Tapi aku bahkan tak pernah berpikir akan menemukan separuh sepertimu. Analisi…

Puisi: Diam-Diam Kita pun Menyatu (Karya H.S. Djurtatap)

Diam-Diam Kita pun Menyatu Dalam Keduaan diam-diam kita pun menyatu dalam keduaan ketika nafas kedewasaan menghangati setiap lekuk-lekuk tubuh engkau…

Puisi: Aku Ingin (Karya Sapardi Djoko Damono)

Aku Ingin aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan  kayu kepada api yang menjadikannya abu. aku ing…

Puisi: Tentang Kita (Karya A. Munandar)

Tentang Kita Betapa buruknya untuk menyadari, bahwa semua yang aku lakukan demimu adalah semua yang tidak akan pernah kau lakukan demiku. Bahkan u…

Puisi: Diploma Pembatas Kisah (Karya A. Munandar)

Diploma Pembatas Kisah Jika memang kita berdiri pada 'seharusnya' sudah seharusnya kita berhenti sudah seharusnya kita menjauh dari s…

Puisi: Hatiku Selembar Daun (Karya Sapardi Djoko Damono)

Hatiku Selembar Daun hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput; nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini; ada yang masih …

Puisi: Aku dan Kataku (Karya Rini Intama)

Aku dan Kataku Aku dan kata mencintaimu, menyelinap di antara syair-syair mengalir bersama butir-butir pasir laut, bukankah sama seperti ketika men…

Puisi: Pada Suatu Hari Nanti (Karya Sapardi Djoko Damono)

Pada Suatu Hari Nanti pada suatu hari nanti jasadku tak akan ada lagi... tapi dalam bait-bait sajak ini kau tak akan kurelakan sendiri... …

Puisi: Dalam Doaku (Karya Sapardi Djoko Damono)

Dalam Doaku Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening siap menerima cahaya perta…

Puisi: Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya ( Kinanthi Anggraini ) Tanggungjawab tergesa-gesa membangunk…

Puisi: Baiklah Tidak Ada Janji (Karya Chairul Harun)

Baiklah Tidak Ada Janji Di jalan raya intelijen asyik menghafal nama-nama Barangkali kita di antaranya Cuma sebentar saja mereka sibuk Karna lelah di…

Puisi: Surat yang Tak Berani Kubuka Lagi (Karya Rizal De Loesie)

Surat yang Tak Berani Kubuka Lagi Aku pernah menulis surat untukmu, bukan untuk dikirim, hanya untuk memastikan bahwa aku masih hidup di dalam kata. …

Puisi: Lagu Musim Gugur (Karya Ajip Rosidi)

Lagu Musim Gugur Meski musim ada empat, cintaku hanya satu! Meski angin menjadi salju, hidupku cuma untukmu! Sumber:  Sajak-Sajak A…
© Sepenuhnya. All rights reserved.