Dan Angin di luar Jendela

Lampu padam
malam mati
dan angin di luar jendela yang sayu pun terhenti
ruang yang berkemas kumandang hilang
lebih dingin, Tuhan
dan desakan langit dalam udara
dan kemarau yang berbagi sisa
padaku

Pada bayangan mengecil
pada bayangan yang tak terdengar sentuhan
terbisik juga sajak dan ceritera
tapi tak tahu detik pun jam
bersama musim turun perlahan

Tuhan, sajak yang kini termangu, dingin abadi
terhenti sebelum jadi
di luar angin, di jendela dan bulan kian biru
pudar di atas bahuku

Tuhan, selamat malam...

Puisi: Dan Angin di Luar Jendela
Puisi: Dan Angin di luar Jendela
Karya: Abdul Hadi WM

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami
Loading...

Post A Comment:

0 comments: