Puisi: Jatuh Cinta Kepadamu Karya: Abdul Wachid B. S.
Jatuh Cinta Kepadamu

Jatuh cinta kepadamu
Padang ilalang merayakan kembang putihnya
Musim kemarau tidak lagi bernyanyi parau
Lantaran gerimis senja
Mengembalikan sunyi kepada pagi:
Daun dan bunga bermahkota embun

Jatuh cinta kepadamu
Tidak terbilang jumlahnya
Kata-kata menjadi harapan
Harapan menjadi doa-doa yang tidak berkesudahan
Dari pagi ke siang
Dari siang ke senja
Dan malam kian meluaskan pandangan
Bahwa aku sedemikian kerdil
Untuk memeluk semesta cintamu

Jatuh cinta kepadamu

Seorang lelaki menyediakan diri untuk
Disalibkan dengan luka-luka rajam

Seorang lelaki tetaplah melewati
Lorong-lorong zaman sekalipun tahu
Remah-remah roti di kedua tangan kemuliaannya
Dibalas dengan lemparan tai

Jatuh cinta kepadamu

Seorang lelaki yang bernyanyi di tengah malam
Berteriak-teriak
Memanggil-manggil nama
Mu!

Solo, 7 Oktober 2011
Puisi: Jatuh Cinta Kepadamu
Puisi: Jatuh Cinta Kepadamu
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi buat Ibu

Post A Comment:

0 comments: