2011

Puisi: Lebaran (Karya Susy Ayu)

Lebaran hatiku sebatang kembang api kau sulut dan terbakar di awang sambil kau bertepuk tangan kumaafkan engkau untuk kegembiraan yang kekanak-kanaka…

Puisi: Pohon Trembesi, Pagi Songgoriti (Karya Suminto A. Sayuti)

Pohon Trembesi, Pagi Songgoriti - nita Pagi pohon trembesi. Melangkah cahaya Bersama rimbun daun-daun. Gemericik air Aroma hidup pun mengalir. Lalu k…

Puisi: Camar Bulan - Tanjung Datu (Karya Cucuk Espe)

Camar Bulan - Tanjung Datu Ini cerita tentang negeriku Zamrud khatulistiwa yang nestapa Kaya tapi selalu m…

Puisi: Seperti Hujan di Langit Petang (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Seperti Hujan di Langit Petang apakah ada kabar lain selain rindumu menggantung di langit petang dan aku berulang menggalah agar runtuh …

Puisi: Ratu Malamku (Karya Sam Haidy)

Ratu Malamku Layaknya Dayang Sumbi Sesekali kau merajuk: Aku ingin terbangun esok pagi Menemukan puisi di kotak masuk Ah..!! Baiklah...…

Puisi: Indonesia, dalam Denyut Nafasku (Karya Mahdi Idris)

Indonesia, dalam Denyut Nafasku Sang proklamator yang telah pergi, suaranya yang menggema itu adalah ruh yang bersemayam dalam denyu…

Puisi: Sajak Menjelang Pagi (Karya Cucuk Espe)

Sajak Menjelang Pagi Pernahkah, sekali saja kau lihat Langit merah memukau senja Seperti sore begini di sini Kueja langkah tanpa jeda Ma…

Puisi: Tentang Sebuah Ruang (Karya Dimas Indiana Senja)

Tentang Sebuah Ruang ( Di mana kita bercinta bersama puisi ) Senja ini, ada warna yang Hilang dari pelangi ya…

Puisi: Lacrimosa (Karya Goenawan Mohamad)

Lacrimosa *** Akhirnya mereka temukan kotak hitam itu 70 meter di timur kawah. Akhirnya aku dengar suaramu. *** Pada rekaman ke-3 Se…

Puisi: Membangun Rumah (Karya Mahdi Idris)

Membangun Rumah Rumah ini terlalu sempit untuk kita berdua         tiada tempat mengukir sejarah yang lebih dalam     di mana mereka saksika…

Puisi: Ketika Imlek (Karya Shinta Miranda)

Ketika Imlek Tak pernah kita alami musim semi seperti di negeri leluhur Kita cuma tahu musim hujan yang pasti memberi air Dari hulu sampai ke hilir k…

Puisi: Kota Bumi Gas (Karya Mahdi Idris)

Kota Bumi Gas Lihatlah sepajang jalan ini lubang tanpa penggali debu-debu bersayap memasuki sarang awan. anak sungai lahir dari pori-por…

Puisi: Busur Cinta Yessika (Karya Dimas Arika Mihardja)

Busur Cinta Yessika (sebuah sajak yang mungkin saja mengingatkan "pacar senja" Joko Pinurbo ) Keka…

Puisi: Penggali Sumur (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Penggali Sumur Lelaki itu menggambar tubuhnya dengan rute jauh yang ditempuh. Sosoknya tegap menantang musim mengukur sembarang uj…

Puisi: Bukan Sambal Terakhir Persembahan Istri (Karya Kurniawan Junaedhie)

Bukan Sambal Terakhir Persembahan Istri Adik makan rendang di depan komputer. Kakak main boneka  di dalam kamar. Di dapur, istri bikin sambal ke…
© Sepenuhnya. All rights reserved.