2011

Puisi: Liontin Matahari (Karya Fitri Yani)

Liontin Matahari cahayanya seperti ribuan bintang yang gemetar jika kau lingkarkan di leherku ia menjadi bunga mekar. Tanjungkaran…

Puisi: Ruang Tamu (Karya Beno Siang Pamungkas)

Ruang Tamu Di ruang tamu itu nama-nama pergi dan datang  ada beberapa yang terkenang dan membayang …

Puisi: Bedugul (Karya Kurnia Effendi)

Bedugul Kaki-kaki bukit yang menyelam ke dasar telaga, melahirkan anak-anak ikan. Pada  rambutnya yang bermahkota kabut, sesekali menyembur gerimis. …

Puisi: Kisah Burung Manyar (Karya Cucuk Espe)

Kisah Burung Manyar Gemercak angin menyapa daun bambu Burung manyar merentak sayap Hinggap terbang di pucuk senyap Menuju sarang dan terle…

Puisi: Asu (Karya Joko Pinurbo)

Asu Di jalan kecil menuju kuburan Ayah di atas bukit saya berpapasan dengan anjing besar yang melaju dari arah yang saya tuju. Matanya mer…

Puisi: Burung Hantu (Karya Alizar Tanjung)

Burung Hantu Burung hantu masuk dalam kamar kita, dia pening, berputar-putar di jam dua belas malam. Kau duduk, memadamkan lampu. "…

Puisi: Samadi (Karya Gunawan Maryanto)

Samadi Berdiam di rumahmu seperti berdiam di dalam tubuhmu (Sesepi inikah kamu) Angin mati di beranda terguling bersama kucing-kucing …

Puisi: Cerek (Karya Soni Farid Maulana)

Cerek Ketika air bergolak, cerek itu berbunyi. Api yang berkobar di bawahnya tiada henti meminta kepadaMu Yang Maha Pemurah agar memanaskan air dalam…

Puisi: Samar (Karya Soni Farid Maulana)

Samar Aku mencium wangi melati di kamar ini, entah dari mana sumbernya. Sungguh aku menciumnya seperti rangkaian kembang di atas kerandamu; ketika ka…

Puisi: Tubuh Ibu (Karya Kurnia Effendi)

Tubuh Ibu Malam memasang jubah sunyi, ketika tubuh Ibu menjelma rumah dengan banyak kamar. Detik berjatuhan serupa merjan yang lepas dari ikatan. Ber…

Puisi: Jatuh (Karya Soni Farid Maulana)

Jatuh Seperti burung kita bisa jatuh tersungkur bila menghirup udara kotor. Bahkan bisa mati seperti ikan di sungai bila minum racun. Tapi mengapa ki…

Puisi: Subuh (Karya Soni Farid Maulana)

Subuh Kau lepas bintang berekor subuh hari. Ia melintas di atas kepala. Angin sedingin es bersiutan dari ranting ke ranting pohonan menisik tubuhku, …

Puisi: Negeri Puisi (Karya Rini Intama)

Negeri Puisi Negeri Ibu Hamparan sawah, hutan jati dan ruang-ruang purba, melukis sejarah sepi dan beku di antara ribuan ilalang. Negeri …

Puisi: Hikayat Sri Rama (Karya Goenawan Mohamad)

Hikayat Sri Rama KUMBAKARNA Ayah itu bercerita tentang seorang penidur yang sakti, seorang tambun yang bertapa di bukit, yang mendengkur d…
© Sepenuhnya. All rights reserved.