Puisi: Ledakan di Ladang Gersang Karya: Abdul Wachid B. S.
Ledakan di Ladang Gersang

Negeri kami negeri di bawah para pemimpi
Di sini tanah-tanah hanya menatap kosong
Langit yang kerontang
Tanpa hamparan harapan
Tanpa kehijauan jiwa yang
Tumbuh dari dada dan kening
Dan bibir-bibir kami pecahan tanah
Mendesiskan doa
Permohonan tangan-tangan yang pucat
Dan penuh keringat

Di sini kami menyanyi bersama
Dalam tarian-tarian malam
Bersujud
Seperti rontokan daun yang menimbuni
Ladang-ladang gersang
Dan lumbung padi lumbung jiwa kami
Kusam dan kosong

Jauh telah kami tinggalkan keangkeran
Seantero kota juga bengisnya harapan
Tapi, di sini pun kami disudutkan tanah
Yang mengeras
Yang biarkan jam-jam lewat
Hari-hari pergi, tanpa rupa dan makna
Dan jikapun seruan kami menciptakan ledakan
Hanyalah jerit angin yang kering
Menggiring airmata yang mengeruh
Ke sungai-sungai

Kini kami hening bersama dalam doa
Sebelum terbang meninggalkan negeri pemimpi
Pemberontakan lembut ke balik langit malam.

1992
Puisi: Ledakan di Ladang Gersang
Puisi: Ledakan di Ladang Gersang
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu

Post A Comment:

0 comments: