Mandi
(- Di rumah Doktor Suwito NS)

Jam melantunkan adzan ‘isya
Dunia terus saja mendesak
Sampailah aku di rumahmu
Di relung yang paling tenung dalam hatiku

“Mandilah sejenak
Agar segar segala yang daki!”
Ujarmu samar, adzan bergerak
Tidak jauh, tetapi menjauh dari telinga

Tetapi hari telah malam
Aku tidak mau badan jadi demam
Kutolak halus ajakanmu
Sekalipun tahu diriku kelewat debu

“Mandilah!”
Ajakanmu begitu menampar
Rembulan semakin memar
Di batas terang rumah, lalu malamku bertambah lelah.

Purwokerto, 7 November 2011
Puisi: Mandi
Puisi: Mandi
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu
Loading...

Post A Comment:

0 comments: