Puisi: Akar-akar Sujud Karya: Abdul Wachid B. S.
Akar-akar Sujud

sampai ia di bawah sebatang pohon
prahara melemparkannya
sedang matahari masih jauh dari maghrib
hanya hatinya saja seakan senja
masakecil kembali mengajarnya untuk
bicara pada kesunyian pohon-pohon

"apa prahara akan reda
dengan bersujud daunan berulang
seperti kelapa menolak topan?"
padi-padi merunduk, kehijauan
menyentuhkan keningnya ke bumi

sebatang kelapa dalam diamnya
justru mengisyaratkan kata
"prahara itu lemas sendiri di kakiku
setelah puas menampar-nampar
akar-akar sujud menghunjam
ke kedalaman tanah hingga
mereka yang marah cuma mampu pergi
tanpa permisi"

maka tanya itu pun tersimpan bersama
kepala siput dalam rumahnya
sedang pejalan sunyi kembali ke arah
prahara, menyahut makna dari bencana.

1995
Puisi: Akar-akar Sujud
Puisi: Akar-akar Sujud
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta

Post A Comment:

0 comments: