Puisi: Rumah Kosong Karya: Abdul Wachid B. S.
Rumah Kosong

berkali memanggil suara itu
mestikah kumasuki pintumu?
rumah kosong
burung jiwa terlepas
melintas jendela
mencari nama bagi dadanya sendiri
sampai sarang langit mesti dipindah
di tiang rumah

dari ruangan itu memancar lampu
menyinari tubuhku yang
telah lama inginkan berlumpur kubur
yang mana sahabat aneh itu memanggil
bagai genta kuil
megah dan mengerikan
lalu aku berulangkali melingkari
mencari jendela atau pintu
agar ruhku tiduran sebentar di dalamnya

tetapi
o, jarum-jarum hujan kota yang tak ramah
keburu menusukkan racunnya yang keramat.

1989
Puisi: Rumah Kosong
Puisi: Rumah Kosong
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi tentang Membaca Buku

Post A Comment:

0 comments: