Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Aduh Gusti

Aduh Gusti

aduh gusti
hamba debu bermandikan debu
hari-hari hamba menjadi kelabu
hitam-putih putih-hitam tidak menentu

aduh gusti
harap-harap cemas cemaskan harap-harap
segala dan semua hamba bertiarap
kecuali cinta yang bikin darah tersirap

aduh gusti
sekalipun hamba penuh noda
tetapi hamba senantiasa berdoa
semoga gusti mengampuni seluas samodra.

Yogyakarta, 6 Juni 2016
Puisi: Aduh Gusti
Puisi: Aduh Gusti
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close