Puisi 3 Bait

Puisi: Malaka, 1967 (Karya Taufiq Ismail)

Malaka, 1967 Fortaleza de Malaca Ada batu karang, salib hitam di atasnya Segaris pantai dan ombak yang memburu …

Puisi: Gloria (Karya Linus Suryadi AG)

Gloria Cintamu ibarat bintang berpijar Yang jauh, ia menerangi jagad raya Yang mengusap roman indah gemetar Di antara kelam dan remang cuac…

Puisi: Melancholia (Karya Gunoto Saparie)

Melancholia Daun-daun kering luruh Terdengar suaramu rawan Kenangan hanya bikin hati rapuh Dan esok mungkin tak ada harapan Ada biangl…

Puisi: Magrib Pun Tiba Terbata-bata (Karya Gunoto Saparie)

Magrib Pun Tiba Terbata-bata magrib pun tiba terbata-bata ketika kau mengeja ayat-ayat suci di luar jendela gugur dedaunan tua ada seekor kelelawar t…

Puisi: Gerimis Malam Hari (Karya Faisal Ismail)

Gerimis Malam Hari nina bobok anak-anak bayi terbaring di ranjang mimpi saat bulan pun padam ke bumi gerimis berguguran malam hari dari jendela jauh …

Puisi: Abad 21 (Karya Gunoto Saparie)

Abad 21 pada abad 21 kita tak tahu lagi perbedaan siang dan malam menyangka langit ternyata bumi di kejauhan cakrawala begitu kelam pada abad 21 kita…

Puisi: Putaran Waktu (Karya Acep Zamzam Noor)

Putaran Waktu Rambut-rambut hujan Berjatuhan dari udara Tahun-tahun kesedihan Berkaca di bening mata Rumbai-rumbai kabut Bergelayut pada dahan Abad-a…

Puisi: Titian (Karya Gunoto Saparie)

Titian dapatkah kau melewati tititan serambut dibelah tujuh? namun kau pun gamang dan sepi melihat bayang-bayangmu luruh dapatkah kau s…

Puisi: Usia (Karya Gunoto Saparie)

Usia daun-daun berguguran tiba-tiba suara siapakah itu gerangan ketika senja mengendap di halaman benarkah aku gemetar ingat usia? bahwa jutaan kenan…

Puisi: Cinta (Karya Nia Samsihono)

Cinta Bagai angin menyentuh wajah  lembut menepis duka tengadah ada nyanyi surga yang indah ada tatapan menawan resah rasa itu gelombang pantai buihn…

Puisi: Akulah Laut (Karya Nia Samsihono)

Akulah Laut Akulah laut menyediakan ikan untuk disantap laki-laki dan perempuan Akulah laut tempat berbiak segala makhluk yang tidak tinggal di darat…

Puisi: Gerimis dalam Kabut (Karya Gunoto Saparie)

Gerimis dalam Kabut gerimis pun menderai dalam kabut turun membasahi bukit kelabu dan kabur mendadak terasa cintamu begitu samar jauh tak tersentuh, …
© Sepenuhnya. All rights reserved.