Pekarangan

Cinta. Engkau yang sudah sekali datang masuklah
Menyatu diri dengan irama tanpa tepi
Laut yang selalu mengalir, malam tiada berakhir
Cumbu hidup nafas kotaku yang kekal

Dimana angin sangsai tak menghambat ceritera
Berupa bisik cintaku masa depan
Serta perempuan-perempuan tahu mengapa
Berharap larut dahaga pada malam-malam sengsara

Dimana pula dalam arti dosa dirumah derai airmata
Redup bulatan jejakku, redup keruntuhan bajang cintaku
Menahan dendam melulur sepanjang hari
Dalam nafas kotaku yang kekal selalu!

1953
Puisi: Pekarangan
Puisi: Pekarangan
Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Baca juga: Kumpulan Syair Islami Menyentuh Hati
Loading...

Post A Comment:

0 comments: