Pengembara

Bintang-bintang muda manusia muda
Selalu guguran sepanjang tepi berliku mati

Gurun pertemuan dengan perawan
Menurun dan hilang searah lembah selalu senjata. Pergi.
Pergi meninggalkan daging dan pribadi bernyanyi
Sendiri antara perantauan panjang

Mengapa asing dunia inginkan kurban
Seperti bumi dimakan api dan nyawa lepas
Dari rangka. Jalan bersimpang tiada hati
Memberi musim bunga selalu bersemi.

Hanya panjang hari dan nyala bulan kembang
Mengganti kehilangan di jalan pulang
Selalu guguran sepanjang tepi berliku mati.

Januari, 1951
Puisi: Pengembara
Puisi: Pengembara
Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Baca juga: Kumpulan Puisi Ulang Tahun
Loading...

Post A Comment:

0 comments: