Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi: Banaspati (Karya Arif Bagus Prasetyo)

Puisi: Banaspati Karya: Arif Bagus Prasetyo
Banaspati

Bangsat. Kau jahanam yang tersengat sungut api. Bersama zindik dan babi-babi kau berderak kau menari dalam darah. Menyelisik garis peredaran musim sel-sel mati dan menghirup uap racun dari barah kepundanku menggelegak. Nabi ingin menebasmu. Ia gaduh ia marah karena kau mengobarkan amuk hijau bercahaya gemerlapan di mataku seperti plankton menyerupai sebatalyon kunang-kunang yang berontak dari gelap yang menyungkup busut matahari maghrib. Padahal kau tak berfosfor. Padahal kau bukan lanun yang melata di air-air mencari mangsa padahal kau benci api yang mengebor hulu jantung dengan gurdi belalainya yang berkilau mengerikan sampai bocor dan tak mempan kutuk nabi.

1998

Sumber: Memento (2009)

Arif Bagus Prasetyo
Puisi: Banaspati
Karya: Arif Bagus Prasetyo
© Sepenuhnya. All rights reserved.