Cukup Sekali Berair Mata

Langit serasa runtuh
Ketika kau katakan tak ada lagi cinta untukku
Aku bersabar diri
Tak ada yang abadi di sini
Hanya Tuhanlah pemiliknya

Saat kau berlalu
Ada sapa Tuhan meraja di jiwa
Tak perlu bermain air mata
Kupacu semangat
Aku tak akan menyerah
Tak pantas berkeluh kesah

Kubiarkan dia pergi
Seberangkan janji
Pada sekeping hati yang kini mendusta
Cukuplah sekali kau mendua.

2008
Puisi: Cukup Sekali Berair Mata
Puisi: Cukup Sekali Berair Mata
Karya: Anjani Kanastren

Baca Juga: Kumpulan Puisi Bertemakan Sungai
Loading...

Post A Comment:

0 comments: