Puisi: Kutut Lurah (Karya Gunawan Maryanto)

Kutut Lurah

kau memilih tinggal di hutan
tak pernah turun ke tanah
menyentuh kenyataan, menyentuhku
hidupmu disusun perkutut lain
yang datang menyodorkan menu makanan
nama-nama hari dan sejumlah fiksi
kematianmu telah lama direncanakan
pada musim-musim kemarau
di mana delog dan penyereg
dengan tubuh berlumur getah pohon bendo
menunggumu, menurunkanmu dari puncak
dan membuatmu terbangun dari mimpi.

Jogjakarta, 2009

Puisi: Kutut Lurah
Puisi: Kutut Lurah
Karya: Gunawan Maryanto

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar