Mati di Laut Mana

di kamar gelap ini
kau menjelma jadi boneka
rebah di sudut ranjang
menatap langit-langit hitam
napasmu jadi lautan
menggelombang syahwat
mengantar kapal ke pelabuhan
dalam getar arloji
kukirimkan pula napasku
jadi gelombang
menggerakkan layar syahwat
memutarkan kelamin
menuju pelabuhan
sebentar. pantai serasa masih
di benak. tubuh masih
mengekalkan bau pasir. Aku
belum berani meninggalkan
bau sungai dan wangi tanah
gelap. kabut luruh. kamar
makin pekat, dan kau menjelma
jadi boneka di sudut ranjang
tapi, bukan aku di sisimu
bukan perahu ini
entah kau akan mati
di laut mana?
2003
Puisi: Mati di Laut Mana
Puisi: Mati di Laut Mana
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Puisi untuk Sahabat
Loading...

Post A Comment:

0 comments: