Tatkala Sepi

Tatkala sepi bukan lagi hanya ada pada penantian tak pasti
Serupa ada yang luput dari ingatan
Menjerumput dalam pekat malam
Sedang siang jua tak pernah dipaham

Tatkala sepi bukan lagi milik pecinta yang mencari kekasih
Serupa pelangi yang tak pernah sampai ke bumi
Menggerayang antara hujan dan panas
Menerebas di sebalik telunjuk lenggam
Sedangkan matahari tak tahu apakah sembunyi
Tatkala sepi bukan lagi milik janda kehilangan suami
Serupa lilin bernyala siang
Menyalang antara matahari dan bulan
Sedang malam neon mencari arus
Menghunus belatap mencari jejak
Menapak sidak di dinding rumah kaca
Tatkala sepi bukan lagi milik anak ayam hilang induk
Serupa sayap tak berpundi udara
Hendak melanglang langkah tak punya
Duduk kursi jadi cadas
Bersandar punggung serasa tak bertulang
Berdiri kaki diamputasi
Mati? Masih menanti
Tatkala sepi adalah makna sendiri
Ada yang lepas dari sela jemari.

Kutaraja, Juni 2009
Puisi: Tatkala Sepi
Puisi: Tatkala Sepi
Karya: Herman RN

Baca Juga: Kumpulan Puisi Kupu-kupu
Loading...

Post A Comment:

0 comments: