Puisi Herman RN

Puisi: Mantra Kematian (Karya Herman RN)

Mantra Kematian O, aku sudah melangkah ke masjid, gereja, pura, dan wihara Tak kudapati sebuah pun kitab yang mendidik saling tusuk dan tembak …

Puisi: Tatkala Sepi (Karya Herman RN)

Tatkala Sepi Tatkala sepi bukan lagi hanya ada pada penantian tak pasti Serupa ada yang luput dari ingatan Menjerumput dalam pekat malam S…

Puisi: Gerhana (Karya Herman RN)

Gerhana Di negeri orang gerhana di langit Bulan darah menembus awan Di tanahku gerhana turun ke bumi Laut bergemuruh Bumi bergoncang B…

Puisi: Dialog Sebuah Keluarga (Karya Herman RN)

Dialog Sebuah Keluarga Seorang bapak berkata pada anaknya "kamu harus bisa membaca" anak malah mengetus, "apa bapak…

Puisi: Kepada Bulan (Karya Herman RN)

Kepada Bulan Kau segera pergi Tinggalkan aku di sini Dalam himpunan doa-doi Berharap kita bertemu lagi Kuminta atau tidak Kutahu kau…

Puisi: Mengingat Cinta (Karya Herman RN)

Mengingat Cinta Mengingatmu membuatku malas menjadi pelupa Membayangmu menjadikanku rajin lupa Mungkin karena itu aku belum lupa Pada sujud …

Puisi: Wassalamu (Karya Herman RN)

Wassalamu kutelusuri deret ukur dalam barisan aksara membentuk pedang fatah kasrah dlammah tanwin jadi ejaan panjang yang menentukan kucar…

Puisi: Suatu Pagi (Karya Herman RN)

Suatu Pagi suatu hari telatku bangun pagi kulihat di warung kopi perempuan lebih banyak dari kaum laki kucari cut nyak ia tak menyahu…

Puisi: Tsunami (Karya Herman RN)

Tsunami selusin hitung tahun berlalu bukan karena rindu tsunami teringat laksana kilat masa datangmu. Kutaraja, Desember 2016 An…

Puisi: Cinta Seorang Ibu (Karya Herman RN)

Cinta Seorang Ibu karena cinta tak berbilang waktu tak pernah aku menghitung masa berlalu entah tatkala tidak atau bersamamu seke…

Puisi: Perang akan Datang Lagi (Karya Herman RN)

Perang akan Datang Lagi Apa yang dapat kukatakan tentang sebuah kejujuran , Tuan? Aku agam aku inong Apa yang dapat kuungkap tentang naluri,…

Puisi: Kekasih Insan (Karya Herman RN)

Kekasih Insan Dalam rentang asyura ada karbala Dalam bingkai ramadan ada malam qadar Pada keagungan rajab ada israk mikraj Pada rabiul aww…

Puisi: Perempuan Bernama Ibu (Karya Herman RN)

Perempuan Bernama Ibu (1) perempuan itu bernama ibu yang telah memperlihatkan aku bulan dan matahari. niscaya tiada berbalas meski bumi tiada la…

Puisi: Kesunyian Ini Amat Panjang (Karya Herman RN)

Kesunyian Ini Amat Panjang O, kekasih Kesunyian ini teramat panjang meredam tanpa pusara diantara bebatuan berdenting berpaling dari gem…

Puisi: Antara Pentagon dan Unsyiah (Karya Herman RN)

Antara Pentagon dan Unsyiah Selasa, sebelas September 2001 Letusan di puncak Pentagon Katanya, sengaja dibom Saat yang sama, WTC terbakar …
© Sepenuhnya. All rights reserved.