Bayang Pemburu

Kau takkan mampu menangkap ketakutanku.
Maut masih bersemayam dalam selimut takdir.
Kini bayangku menyelinap ke dalam kantung nasib
mereka yang kuburu. Satu per satu akan tumbang
dalam pandang mata. Kutebas seluruh kenangan
dan luka yang kaucakapkan.

Bila tubuhku masih terbalut malam, maka bayangku
yang mengejarmu. Tak ada perisai dan ruang persembunyian
yang menghadangku. Tak ada persimpangan dan jalan
berliku, di mana tubuhmu menghindar kejaranku.

Percayalah! Semua mata adalah bayangku,
akan menyeret tubuhmu ke lubang bantai.
Bayangku punya taring dan cakar mencabik tubuh.
Punya racun ular mematikan.

Dari jarak paling jauh kukirimkan sebutir peluru
menembus jantung. Meski aku bayang, punya cara
bidik tepat sasaran. Aku tak pernah meleset
melesatkan kematian dari busur panah.

Tanah Luas, 2019
Puisi: Bayang Pemburu
Puisi: Bayang Pemburu
Karya: Mahdi Idris

Baca Juga: Puisi Jatuh Cinta
Loading...

Post A Comment:

0 comments: