Kupu-kupu

kupu-kupu itu selalu menjelma
dirimu dalam rupa yang beraneka
menjerat mata untuk menatapnya
aku tak ingin tanya terhenti
namun pertanyaan itu kembali
melemparku ke sudut sepi
rasa yang sekian lama ku coba hapus
meski tak sejenakpun kunjung pupus
di ketiak waktu yang menghunus
rupa yang menjelma asing
pada perjumpaan menakar bising
meluah waktu menukar pangling
kau dan aku saling meluka rasa
mengerat asa tak kunjung reda
mendaki bukit ada dan tiada

kupu-kupu itu menjelma dirimu selalu
setiap kali mengulat di belantara liat
maupun mengepompong di mimpi kosong
sungguh ku tak ingin menyudahi tanya
meski kata-kata tak lagi bermakna
begitu katamu di suatu senja.

Ndalem Prujakan, Mei 2011
Puisi: Kupu-kupu
Puisi: Kupu-kupu
Karya: Catur Stanis

Baca Juga: Puisi tentang Burung Gagak
Loading...

Post A Comment:

0 comments: