Puisi: Makhluk Begitu Mungil Karya: Syu’bah Asa
Makhluk Begitu Mungil

Makhluk begitu mungil bernama perempuan
Bergelung di kakiku dengan tubuhnya telanjang
Sudah kubuka untuknya berbagai pintu
Dalam geliat dan menggelinjang
Bergantung di kakiku sedang aku memberi berkah
Ketika pelan kuperkenalkan sebuah gerbang
Hossanah! - ia mendesak. Dalam genggaman ini
Hidupnya musnah.

Makhluk begitu mungil bernama perempuan
Yang menyediakan makanan sore
Aku berkata: Biar kupergi. Maka matanya
berlinang-linang
mencium kuduk jaketku
lantas terburu menyusun restu

Berdiri di rumah yatim, dalam bis kota, dalam
pingitan orang kampungan
Mengintip di toko tukang tambal sepatu
Makhluk begitu mungil bernama perempuan
mengulur tangan-tangan atas kepala
Sementara tahunan lewat menyeret usia

Satu-persatu jatuh melengkung
dengan buah-buah di dada mereka
Sepi, berbau busuk
dan sia-sia

Makhluk begitu mungil disebut perempuan
adalah ibuku
Ibunda Nabi, ibunda Kristus
serta anak perempuanmu

Mengelayap di pinggir jalan dengan rokok kerlip di tangan
menunggu terima kasihmu
atau ludahmu.

1970
Puisi: Makhluk Begitu Mungil
Puisi: Makhluk Begitu Mungil
Karya: Syu’bah Asa

Baca Juga: Puisi karya Harijadi S Hartowardojo
Loading...

Post A Comment:

0 comments: