Pagi-pagi Sekali pada Tanggal Sebelas

pagi-pagi sekali semut kecil-kecil dan hitam
merayap-rayap di antara pasir-pasir di antara
rumput-rumput ada embun ada kerikil-kerikil
ada
sampah-sampah bumi pun berkeringat karena
getaran-getaran tadi malam porinya pun
mengembang
mengembang sejalan dengan napasnya yang
deras seperti angin yang meniup
rumput-rumput
ketika itupun matahari sudah merdeka dan
berjingkrak-jingkrak semut-semut kecil tadi
tersedot ke dalam liang yang juga kecil
gelap dan dalam sekali sampai habis aku pun
menengok ke atas tiba-tiba langit
bagai surga-berdenyar.

11 Februari 1974
Puisi Pagi-pagi Sekali pada Tanggal Sebelas
Puisi: Pagi-pagi Sekali pada Tanggal Sebelas
Karya: F. Rahardi

Baca Juga: Puisi tentang Sungai

Post A Comment:

0 comments: