Airmata Ibu

aku tak ingin menghapus airmatamu ibu, karena itu adalah doa yang tak terucapkan, cinta yang terus dipanjatkan
  
serpihan menyerpih serpih. mendebu debu, di keluasan semesta, menerjemahmu dengan kelu lidahku

karena kesabaran bukan untuk dikata-katakan

kata-kata berhamburan kemana kan sampai? engkau ya engkau

26 September 2015
Puisi Airmata Ibu
Puisi: Airmata Ibu
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Cinta Zaman Dahulu

Post A Comment:

0 comments: