Puisi Ibu

Puisi: Ketika Aku Hidup dalam Perut Ibuku (Karya Wowok Hesti Prabowo)

Ketika Aku Hidup dalam Perut Ibuku ah, betapa indah isi perut ibu aku senang bisa nakal dalam kasihnya betapa tidak nafas ibu adalah nafasku darah ib…

Puisi: Seorang Ibu Menangis (Karya Wowok Hesti Prabowo)

Seorang Ibu Menangis Seorang ibu mimpi anaknya tak kembali. Ia menangis Seorang ibu mimpi anaknya kembali. Ia menangis Hatinya salju. Ia bakar setage…

Puisi: Pada Suatu Dini Hari (Karya Motinggo Boesje)

Pada Suatu Dini Hari Luputlah takut, luputlah maut Kudengar dendang sayang seorang ibu menidurkan anak. Mungkin dia itu ibuku yang menidurkan aku emp…

Puisi: Kekasih yang Satu (Karya Abdul Wachid B. S.)

Kekasih yang Satu jika lama terbaring dalam sakit apa yang mesti dikatakan pada sepasang mata bening yang m…

Puisi: Ladang Cinta Putih (Karya Anjani Kanastren)

Ladang Cinta Putih Ibu Ketika aku beranjak remaja Aku tahu engkaulah sahabat dalam khayalku Kupunya ruang berandai-andai di sana Ibu da…

Puisi: Sungai (Karya Joko Pinurbo)

Sungai Ibu membekaliku sebuah sungai yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya. Sungai itu ditanam di telapak tanganku, mimpi Ibu…

Puisi: Merenungkan Nasib (Karya J. E. Tatengkeng)

Merenungkan Nasib Mengapa melati tak riang kembang, Sedang pagi disepuh embun? Mengapa gelatik melayang bimbang, Sedang padi ku…

Puisi: Anak yang Angkuh (Karya W.S. Rendra)

Anak yang Angkuh Betapa dinginnya air sungai. Dinginnya. Dinginnya! Betapa dinginnya daging duka yang membaluti tulang-tulangku. …

Puisi: Poni Itu Masih Ada (Karya Anjani Kanastren)

Poni Itu Masih Ada Ibu, aku ingin berbagi denganmu Tapi dari mana kumulai Aku sedang resah, bu Si molek, begitu kau panggil anakku Mulai …

Puisi: Ibu yang Tabah (Karya Joko Pinurbo)

Ibu yang Tabah Ibu itu mengasuh anak-anaknya sendirian sejak suaminya dipinjam negara untuk dijadikan kelinci dalam percobaan sistem keamanan. S…

Puisi: Ingat pada Ibu (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Sajak Ingat pada Ibu Padahal dulu tak pernah terpikir bahwa semua akan dialami Lalu sekarang, sesudah merasa dewasa semua seper…

Puisi: Dari Balik Jendela (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Dari Balik Jendela Diam-diam kutelusuri kisahmu dari balik jendela waktu kutemukan engkau dalam keheningan se…

Puisi: Mengingat Pesan Ibu (Karya M. Aan Mansyur)

Mengingat Pesan Ibu Setelah sampai di perhatian terakhir sajak ini, kau ingat pesan ibumu. Seluruh yang kau miliki bukan yang kau mau. Seluruh yang k…

Puisi: Pesan dari Ayah (Karya Joko Pinurbo)

Pesan dari Ayah Datang menjelang petang, aku tercengang melihat Ayah sedang berduaan dengan telepon genggam …
© Sepenuhnya. All rights reserved.