China Town

apa yang merekatkan kita, mungkin nasi
bukan steak kentang dan roti

bebek panggang di chinatown london, enggan masuk ke dalam lambungku
ah, masih kuingat bebek panggang di pusat kota beijing
kedai makan yang berhuruf arab di temboknya

tapi udara demikian dingin, dan aku harus makan
sup yang hambar, sayur yang tak jelas rasanya, bebek yang asin dan asing
kukunyah perlahan, nasi memang mengeratkan kita

Puisi China Town
Puisi: China Town
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Bahagia Melihat Senyummu

Post A Comment:

0 comments: