Membaca Sepi

saat taman tanpa suara, bunga-bunga segera bermekaran
kunang-kunang hinggap dan berbiak di kelopaknya
segenap kepompong akan tumbuh sayap di ruas tubuhnya
bersama lebah terbang dari satu cahaya ke cahaya lain
aduhai, pesona itu
tarian sepi, gemulai yang menggoda bayang-bayang,
batang-batang teratai menjulur ke segenap telaga
dalam sunyi menampung embun dan curah gerimis
mengubahnya jadi bait-bait tembang kinanti
nyanyi rindu yang sempurna

sepi itu mengajari segenap bunga, kunang-kunang, dan lebah
untuk menghikmati mati menjadi rindu yang tak pernah mati
bacalah, bacalah sepi ini!
laut akan turut hening bersujud pada rindu.

Puisi Membaca Sepi
Puisi: Membaca Sepi
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Terbaru untuk Guru

Post A Comment:

0 comments: