Puisi Tjahjono Widarmanto

Puisi: Sejak Terusir (Karya Tjahjono Widarmanto)

Sejak Terusir semenjak itulah lelaki itu menjadi terusir dipasrahkan langkah pada malam wajahnya terbakar oleh hasrat seperti mahkota yang…

Puisi: Cintanya Pablo (Karya Tjahjono Widarmanto)

Cintanya Pablo Mesra Cinta: Pablo Picasso perempuan adalah gelombang warna itu selalu berwarna biru, seperti mata kucing menggeram…

Puisi: Kunci yang Hilang (Karya Tjahjono Widarmanto)

Kunci yang Hilang seorang pengelana tak butuh kunci rumahnya tak perlu menghitung atau melingkari kalender menandai kapan pulang pengela…

Puisi: Hujan Menjelang Subuh (Karya Tjahjono Widarmanto)

Hujan Menjelang Subuh malam berkemas di balik rintik hujan : aku ingin pulas di pangkuanmu! air mataku merintih pelan merata…

Puisi: Hujan Saat Kematian Menjemput (Karya Tjahjono Widarmanto)

Hujan Saat Kematian Menjemput tuliskan puisi terakhirmu . Aku paham ia akan menutup mataku dengan secarik kain warna kuning lalu angin jad…

Puisi: Detak Arloji (Karya Tjahjono Widarmanto)

Detak Arloji detak arloji itu tiba-tiba dentamkan bisu langkahku yang renta dipaksa bergegas tersuruk dalam puing-puing waktu berdaki ma…

Puisi: Isyarat (Karya Tjahjono Widarmanto)

Isyarat (1) bau kemboja singgah di pelataran rumah siapa berkirim isyarat fana itu? Isyarat (2) uban itu seperti ilalang tumbuh di sela padi…

Puisi: Ziarah Hujan (Karya Tjahjono Widarmanto)

Ziarah Hujan (1) hujan menggigil dimandikan sayap malam patahan-patahan rindu menjauh menjelma padang rumput asing dengan ilalang diselimut…

Puisi: Lelaki yang Memotong Jari-Jarinya (Karya Tjahjono Widarmanto)

Lelaki yang Memotong Jari-Jarinya "Mana buktinya bahwa kau benar muridku dan aku benar gurumu, wahai sang jagoan?" demikian kabar beri…

Puisi: Menjadi Abu (Karya Tjahjono Widarmanto)

Menjadi Abu sama dengan bangkai ia sekejap akan sirna mungkin melesak dalam kerak paling palung di tanah paling liat dan hitam atau melesat …

Puisi: Karang Macan di Alude (Karya Tjahjono Widarmanto)

Karang Macan di Alude menyisir gigir pantai alude, karang-karang tak pernah merasa tua menantang gelora samodra, menahan ombak dalam geram per…

Puisi: Larenggam (Karya Tjahjono Widarmanto)

Larenggam di ujung tajam parang dan mantram akan kupahat sejarah sepanjang garis pantai utara dendang kematian berbisik gairah malaikat meli…
© Sepenuhnya. All rights reserved.