Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Narasi Mawar (Karya Nanang Suryadi)

Narasi Mawar

serindu-rindu mawar menanti harumnya menebar tebar menunggu tunggu kabar tersampai.

“sioux, kutunggu beritamu.”

serindu-rindu mawar ingin dikalung cinta pada leher menutup dada bidang dagu biru.

“sioux, acung kapak dengan berani”

serindu-rindu mawar ingin terbang menemu yang dirindu. menemu tatapmu

“sioux, di altar persembahan darah perawan akan menetes”

(kelopak bunga di sela-sela rambutmu)

Puisi Narasi Mawar
Puisi: Narasi Mawar
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Lama yang Bersajak A-A-A-A

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close