Puisi: Angin Bulan Desember (Karya Alex R. Nainggolan)

Angin Bulan Desember

angin bulan desember jatuh mendingin. menyimpan uap dingin, dengan tergesa melipat kalender. kota tumbuh dan menjadi onak. mengunci masa kanak-kanakmu. tak ada yang berubah, seperti juga puisi yang menangisi sepi sendiri. sebentar lagi, suara terompet menyeret semua masalalu. sejarah meneteskan lagi darah. entah untuk siapa.

2016
Puisi Angin Bulan Desember
Puisi: Angin Bulan Desember
Karya: Alex R. Nainggolan

Baca Juga: Puisi Puitis Ulang Tahun
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar