Di Pasar Seni

Pada sebuah siang yang membara
Sekelompok pekerja pulang ke bahasa Jawa

Mereka mengeluhkan rupiah yang melemah
Patroli polisi dan tanah rantau yang mesti diakali
Paspor yang ditahan dan sisa ringgit di pundi-pundi

Kenapa bis murah ke Kajang
tak kunjung datang?

Jangan bicara cinta dengan kami
Itu cuma milik puisi

Jangan suruh kami pergi ke kedutaan Indonesia
Mereka bukan milik kaum pekerja

Jangan ingatkan kami akan larangan-larangan
Di negeri yang melarang berlaku sumbang

Kenapa bis murah ke Kajang
tak kunjung datang?

Tetapi hidup tidak hanya kisah kekerasan
Atau pameran lukisan kesedihan

Hidup juga janji kemakmuran di garis Utopia
Dan kami datang untuk mengejarnya

Pada sebuah siang yang membara
Sekelompok pekerja pulang ke bahasa Jawa

Di dalam bis tiga ringgit ke Kajang
Aku pun pulang entah kepada apa

Entah kepada siapa

Selangor, 2008
Puisi Di Pasar Seni
Puisi: Di Pasar Seni
Karya: Cecep Syamsul Hari

Baca Juga: Puisi Berdiksi Tinggi

Post A Comment:

0 comments: