Puisi Cecep Syamsul Hari

Puisi: Mengantar Sarawut Pulang (Karya Cecep Syamsul Hari)

Mengantar Sarawut Pulang Ia pendiam seperti dua kawanku asal Thailand Di Korea Selatan dua tahun silam Di depan laptop Mac hamp…

Puisi: Penari (Karya Cecep Syamsul Hari)

Penari Pernahkah engkau lihat laut yang mengalir dari nyala api? Perempuan tumbuh dewasa dalam tawa kanak kanaknya? Sang penari ,…

Puisi: Daun Mersawa (Karya Cecep Syamsul Hari)

Daun Mersawa Di tepi pagi Hujan beranjak pergi Pohon bungor ditimang sepi Ikan-ikan koi di sudut kolam Seperti sekumpulan …

Puisi: Hujan di Taman (Karya Cecep Syamsul Hari)

Hujan di Taman Hujan di taman. Senja disembunyikan kabut. Burung-burung berumah pada ribaan daun-daun. Mereka urung bernyanyi. Su…

Puisi: O, My Love (Karya Cecep Syamsul Hari)

O, My Love Untuk pertama kalinya dalam hidupku O, cintaku kedua mataku terbuka kulihat angin memainkan jemari pepohonan d…

Puisi: Perjalanan Angin (Karya Cecep Syamsul Hari)

Perjalanan Angin Agus R. Sarjono , sebagai tanda persahabatan "Ke mana angin membawamu selama ini?" tanyamu, seraya rin…

Puisi: Kedukaanmu Dikabarkan Burung-Burung (Karya Cecep Syamsul Hari)

Kedukaanmu Dikabarkan Burung-Burung Sejak kau tiba-tiba enggan menyapa bunga-bunga daun-daun gugur lebih cepat dari biasanya dan …

Puisi: Sepi di Taman Nama-Nama (Karya Cecep Syamsul Hari)

Sepi di Taman Nama-Nama sepi berjalan di taman nama-nama telah patah hatinya namun enggan lelah mencinta menyala cintanya bagai p…

Puisi: Episode Terakhir dari Kenangan (Karya Cecep Syamsul Hari)

Episode Terakhir dari Kenangan Ketika waktu berhenti, kota-kota menghapus jejak airmatamu dengan keheningan kenangan. Aku tak…

Puisi: Di Negeri Ajaib (Karya Cecep Syamsul Hari)

Di Negeri Ajaib "Ini malam keempat puluh empat," kabarmu pada vas bunga, tempat lilin dan asbak porselin. Miniatur kapal…

Puisi: Di Pasar Seni (Karya Cecep Syamsul Hari)

Di Pasar Seni Pada sebuah siang yang membara Sekelompok pekerja pulang ke bahasa Jawa Mereka mengeluhkan rupiah yang melemah P…

Puisi: Negeri Daun-Daun Jatuh (Karya Cecep Syamsul Hari)

Negeri Daun-Daun Jatuh Di negeri mana daun-daun jatuh jadi kapal tempur bagi anak-anak yang bermain? Tagore, Tagore, sebagian mim…
© Sepenuhnya. All rights reserved.