Puisi: Sandal Jerami (Karya Cecep Syamsul Hari)
Puisi: Sandal Jerami
Karya: Cecep Syamsul Hari
Sandal Jerami
Seseorang menimang sepi kesedihanku
Seseorang bermata cerah tidur di hatiku
Luka melahirkan luka,
diam dan angin tumpah di tudung meja.
Mengapa pertemuan singkat
selalu mengandung kutukan?
Aku menahan nafas,
melihat masa lalu dari pusat jendela.
Busa kopi seperti kapas, tali sepatu terlepas.
Berhentilah memandangku:
kau sedang membunuhku.
Sepasang cangkir dan lengan kursi
menulis puisi
Bercakaplah sesuatu yang bersahaja.
Tentang wajahmu yang bercahaya
setiap kali teringat rumah dan udara senja.
Selamat tinggal. Sandal jerami di beranda yang jauh
telah menyihirku menjadi kupu-kupu.
Kau memungut sapu tangan,
lembab dan ungu. Di seberang impian.
Selamat tinggal. Akan kukirim kisah-kisah genji
dan lampion redup dalam amplop tertutup.
Seseorang bermata cerah melambaikan tangan
sehabis menyentuh daguku.
2000-2003
Sumber: Perahu Berlayar Sampai Bintang (2009)
Puisi: Sandal Jerami
Karya: Cecep Syamsul Hari
Biodata Cecep Syamsul Hari:
- Cecep Syamsul Hari lahir pada tanggal 1 Mei 1967 di Bandung.