Puisi: Hujan Badai (Karya Rustam Effendi)

Hujan Badai

Bersambung kilat di ujung langit,
Gemuruh guruh berjawab-jawaban
Bertangkai hujan dicurah awan,
Mengabut kabut sebagi dibangkit.

Berhambur daun di badai angin,
Pakaian dahan beribu-ribuan,
Berkalang kabut ketentuan,
Menakuti hati, menggoyangkan batin,

Begitulah pula di dalam hidup,
Lebih hebat, lebih dahsyat badai bersabung,
Lebih berkabut, bercabul topan mengarung-garung.

Seorang tidak menolong kelud,
Hanya tatap, tidak goyang iman di jantung,
Yakin mengenal kepada tuhan, itu tertulung.

Puisi: Hujan Badai
Puisi: Hujan Badai
Karya: Rustam Effendi

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Roestam Effendi.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Rustam Effendi.
  • Rustam Effendi lahir di Padang, Sumatra Barat, pada tanggal 13 Mei 1903.
  • Rustam Effendi meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 24 Mei 1979.
  • Nama samaran Rustam Effendi adalah Alfaroes. Nama samaran lain yang juga pernah digunakan adalah Rangkajo Elok, Rantai Emas, Rahasia Emas, dan lain-lain.

Baca juga: Puisi Rindu Sederhana

0 Response to "Puisi: Hujan Badai (Karya Rustam Effendi)"

Posting Komentar

close