Puisi: Bukan Béta Bijak Berperi (Karya Rustam Effendi) Bukan Béta Bijak Berperi Bukan béta bijak berperi, pandai menggubah madahan syair; Bukan béta budak Negeri, musti menurut undangan …
Puisi: Lautan (Karya Rustam Effendi) Lautan Terdengar derai ombak, bercerai, Terhampar ke pantai, sorai terurai. Mengaum deram, derum lautan, Walaupun di dalam mal…
Puisi: Di Mana Aku Pergi (Karya Rustam Effendi) Di Mana Aku Pergi Di mana aku pergi, ah, di mana aku menoleh. Bagaimana aku menanti, bagaimana aku menanggung, Bak mana aku mera…
Puisi: Hujan Badai (Karya Rustam Effendi) Hujan Badai Bersambung kilat di ujung langit, Gemuruh guruh berjawab-jawaban Bertangkai hujan dicurah awan, Mengabut kabut seb…
Puisi: Kepada yang Bergurau (Karya Rustam Effendi) Kepada yang Bergurau O, engkau cucu Adam yang bermain di taman bunga, berteduh di bawah bahgia. Alangkah senang sentosamu, menyedapi …
Puisi: Dilintas Cinta (Karya Rustam Effendi) Dilintas Cinta Selintas beta Dilintas mata Hitam Dan dalam Sebagai cermin Pembaca batin Alam Di da…
Puisi: Gagasan (Karya Rustam Effendi) Gagasan Berkebut ribut. Mendayu kayu disembar lelintar; tumbang batang. Melulung: "tulung!", menakutkan kalbu. Lah tunggang l…
Puisi: Kesuma (Karya Rustam Effendi) Kesuma O, Kesuma, Mainan taman, penghibur mata, Cantik dan permai warna daunmu, Berbagai bentuk potongan pipimu, Laksana belud'ru ditabur permata…
Puisi: Pebila? (Karya Rustam Effendi) Pebila? Malam yang kelam, seperti lautan hitam menyanam antara graniet hari, yang silang berganti. Di tengah kelam di sela batu berani ini, berlayar …
Puisi: Bintang di Tengah Gelap (Karya Rustam Effendi) Bintang di Tengah Gelap Béta melihat bintang, sungguhpun bintang disungkup gelap. Banyak bukan terbilang, tetapi satu yang béta lihat. Ini 'kan j…
Puisi: Pucuk Kayu (Karya Rustam Effendi) Pucuk Kayu Kalau 'lah diam malam yang kelam, Kalau 'lah tenang sawang yang lapang, Kalau 'lah lelap orang di lawang, Akh, engka…
Puisi: Kehilangan (Karya Rustam Effendi) Kehilangan Mengalir air hiliran hari, halqat rantai perjalanan hidupku. Terlepas bebas antara jari, haram dapat menahannya dahulu. S…
Puisi: Lengang (Karya Rustam Effendi) Lengang Lengang di lawang, tidak bergerak, tidak berombak. Awang pun tenang, tidak bergerak, tidak beroyak. Bunyi pun sunyi…